Merajut Asa Dari Sudut Desa

Begini Situasi Penyebrangan Sungai Konaweha, Desa Mendikonu Sultra

0 19

 

Infodesa.id – Konawe Utara, Pasca banjir Bandang, awal Juni 2019 lalu, yang melanda tujuh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sultra). Dan yang terparah di Kabupaten Konawe dan Konawe Utara, Pantauan infodesa saat melewati, jalan Trans Sulawesi Tenggara, Sabtu,15 Februari 2020, terlihat sangat memprihatinkan.

Dimana Jembatan Andadoi sebagai satu-satunya akses darat sampai saat ini belum bisa di lalui, sala satunya akses darat hanya dengan melalui rakit Kelompok masyarakat.

Rakit tersebut yang menyebrangi Sungai Konaweha, Desa Mendikonu, Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), seorang masyarakat sebagai nakoda rakit Bpk Tamin mengatakan rakitnya di buat ukuran 12 x 6 meter terbuat dari 38 gabus diameter 50 Cm dan dipasang 4 baris, dapat mengangkut 2 mobil biasa dan 1 truk, rata rata sehari menyebrangkan mobil 70 – 80 mobil. Dengan upa mobil rata rata di ambil Rp20.000, motor Rp5.000. Ungkap Tamin.

Pantauan infodesa ada sekitar 8 titik terlihat penyebrangan menggunakan rakit yang sama dan hanya menggunakan 1 unit Mesin Ketinting, lama penyebrangan 15-20 menit dengan jarak pinggir sungai kurang lebih 50 – 70 meter. *(Infodesa 15/2/2020)

Leave A Reply

Your email address will not be published.