Merajut Asa Dari Sudut Desa

Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019 di Kabupaten Pangandaran

0 132

INFODESA.ID-PANGANDARAN, Untuk meningkatkan kesejahteraah Petani, Presiden Jokowi dan Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan perhatian khusus terhadap petani, karena dengan Petani Maju Indonesia Maju Dan Sejahtera.

Dalam Laporan Acara Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019 di Kabupaten Pangandaran Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam sambutannya berkomitmen satu tujuan dengan lini pertanian yang bersama dengan kementerian pertanian yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah melakukan banyak program, termasuk yang diserahkan hari ini pupuk dan kartu tani sejumlah 27.000 yang terus bersinergi untuk masa yang akan datang, karena Kabupaten Pangandaran merupakan Kabupaten Baru. Demikian ungkap Bupati Jeje Wiradinata di lapangan Ketapang Doyang Pangandaran (Jum’at 29/3/2019).


Dalam Pantauan tim redaksi infodesa.id, Badan Karantina Pertanian Ali Jamil menyerahkan Aplikasi Peta Potensi Pertanian, aplikasi elektronik ini sebagai aplikasi untuk pengembangan ekspor, Menindaklanjuti Intruksi Presiden untuk pengembangan Pertanian, Aplikasi ini berupa bentuk database mengenai informasi pertanian, untuk mempercepat distribusi hasil pertanian.

Dalam acara ini tampak hadir : Bupati Pangandaran Bpk.Jeje Wiradinata, Kepala BPPSDM Pertanian Bpk. Dr.Ir.Momon Rusmono, Badan Karantina Pertanian Bpk.Ali Jamil, Dirjen Perkebunan Dr.Kasdi, Staf Ahli Menteri Desa PDTT Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal Ir.Ekatmawati; Direktur Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Kemendesa PDTT Dr (Cand). Mulyadin Malik, M.Si, unsur Muspida dan OPD Kab.Pangandaran, Poktan dan Gapoktan, Santri Tani, Penamping Desa dan tokoh masyarakat.

Masih di tempat yang sama Kepala BPPSDM Pertanian Dr.Ir.Momon Rusmono dalam sambutannya menyampaikan, Pangandaran salah satu kabupaten baru yang cukup pesat perkembangan, bantuan jangan dikurangi tapi ditambah. Salah satu nawacita Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK adalah mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Kementan mencangkan Tahun 2045 Insyaa Allah Indonesia menjadi lumbung Pangan dunia.

“Kabupaten Pangandaran ini sudah ada tanda-tandanya. Salah satunya jadi lumbung pangan yang memberikan kontribusi tidak hanya untuk Provinsi Jawa Barat tetapi juga untuk nasional. Apa buktinya? Pangandaran sudah surplus beras hampir 21.000 ton,” Data dari BPJS, Penduduk miskin berkurang 10,8 persen dengan andil yang besar dari sektor Pertanian,ujar Momon.

Lanjut dalam sambutannya Dr.Ir.Momon Rusmono menyampaikan Presiden dan Kementan beriringan untuk meningkatkan kesejahteraan Petani, karena dengan petani Maju Indonesia Maju dan Sejahtera. Pemerintah melakukan banyak program, diantaranya :
1. Harus berbasis modernisasi pertanian agar mampu meningkatkan kapasitas dan efektifitas pertanian. Dengan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.
2. Bantuan-bantuan dari Kementrian diantaranya benih dan alsintan Pak Menteri bercita-cita selain santri tani pintar dalam agama tapi juga dalam skill untuk hidup bermasyarakat. Santri tani bisa mengakses bantuan di kementerian.
Saat ini Kementerian Pertanian membangun 10 Politeknik Pertanian dengan mahasiswa yang diprioritaskan dari anak Petani. tutur Dr.Ir.Momon Rusmono.

Yang menarik dalam sebelum mengakhiri sambutannya Kepala BPPSDM Pertanian Dr.Ir.Momon Rusmono ini, memohon kepada penyuluh dan pendamping desa tolong tangkal HOAKS yang ada, karena tugasnya adalah menjadi suluh dalam masyarakat. pungkasnya.(Ahmad Budullah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.