Merajut Asa Dari Sudut Desa

Dirjen PKP Kemendes melakukan Penguatan KPPN Sadaniang melalui peresmian RMU dan Rumah Pajang di Kabupaten Mempawah Kalbar

0 166

INFODESA.ID-KALBAR-MEMPAWAH, Untuk mendukung Pembangunan Kawasan Perdesaan di Kabupaten Mempawah, Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan (PKP), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT), dan Transmigrasi pada Tahun 2018 memberikan bantuan berupa Rice Milling Unit (RMU) dan Rumah Pajang (PI Prukades). Hasil kegiatan diresmikan oleh Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Ir. Harlina Sulistyorini, M.Si. di Kecamatan Sadaniang. (5/9/2019).

Dari sambungan Whatsapp bersama Direktur PSDA Mulyadin Malik diperoleh informasi, Peresmian dihadiri oleh Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi beserta jajarannya, Direktur Pengembangan SDA Kawasan Perdesaan Drs. Mulyadin Malik, M.Si, Direktur Pembangunan Ekonomi Kawasan Perdesaan Drs. H. Lutfi Latief, M.Si, Direktur NSLIC Project, Direktur BNI 46, Direktur BULOG, Direktur PT. Mitra BUMDes Nusantara (MBN), Direktur PT. Sabas Sinergi Indonesia (Sikumis.com), serta para Tokoh Adat/Agama, Masyarakat, Para Pendamping Desa/Pendamping Kawasan Perdesaan Kabupaten Mempawah.

Selanjutnya dalam Harlin Sulistyorini menyampaikan dalam sambutannya, salah satu Arah Kebijakan Pembangunan Perdesaan (RPJMN 2015-2019) difokuskan pada pembangunan desa dan pembangunan kawasan perdesaan.

Konsepsi Pembangunan Kawasan Perdesaan adalah untuk menguatkan desa dan pemerintah dalam melakukan pembangunan kawasan perdesaan. Kabupaten Mempawah merupakan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional, dan telah membentuk Kawasan Perdesaan yaitu Kawasan Perdesaan Agropolitan yang berada di Kecamatan Sadaniang, Papar Harlina.

Pembangunan kawasan perdesaan adalah upaya pemerintah mendorong percepatan desa mengelola pembangunan melalui kerjasama antar desa dalam suatu kawasan dan ditujukan untuk memperluas dan mendiversifikasikan kegiatan ekonomi masyarakat desa, mendorong terjadinya industrialisasi perdesaan berbasis usaha mikro, kecil dan menengah, serta mengembangkan pengolahan SDA yang berkelanjutan. Terang Harlina.

Sejak Tahun Anggaran 2018 hingga tahun ini, Direktorat Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan telah melaksanakan beberapa program pembangunan kawasan perdesaan di Kabupaten Mempawah yaitu melalui kegiatan : 1)Bantuan Pengadaan Peralatan Pasca Panen Tanaman Padi (Rice Milling Unit) (1M);
2)Bantuan Pengembangan Inkubator Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (PI Prukades) (350jt);
3)Pembangunan Embung dan Bangunan Penampung Air Lainnya (1,6M);
4)Pembangunan Pasar Antar Desa/Kawasan Perdesaan (1M); 5)Bantuan Pengembangan Prukades Berbasis Usaha Bersama Komunitas (UBK) (200jt);
6)Bantuan Pengembangan Sarana dan Prasarana BUM Desa Bersama (200jt); serta
7)Pendampingan Kawasan Perdesaan,

Atas Bentuk-bentuk bantuan tersebut merupakan modal investasi bagi kawasan perdesaan dan diharapkan terwujudnya pusat pertumbuhan baru yang pada gilirannya dapat meningkatkan perekonomian di kawasan perdesaan, sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Ungkap Harlina.

Olehnya itu Pemerintah sangat berharap kepada pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah dapat senantiasa melakukan pembinaan, penguatan, pemantauan dan evaluasi perkembangan kawasan perdesaan dan lembaga BUM Desa Bersama sebagaimana yang kita harapkan bersama. Harap Harlina.

Dengan demikian kita semua dapat lebih yakin bahwa bantuan yang disalurkan ini benar-benar dapat bermanfaat dan secara nyata memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat dan pendapatan asli desa bagi desa-desa yang menjalin kerjasama dalam usaha ini. Kata Harlina.

Semoga upaya dan langkah nyata kita dalam mambangun dan mengembangkan kawasan perdesaan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera segera terwujud. Aamiin YRA, tutup *Harlina.(MRNov).

Leave A Reply

Your email address will not be published.