Merajut Asa Dari Sudut Desa

Prospek Investasi Industri Pengolahan Jagung di Tojo Una Una

0 152

 

INFODESA.ID-TOJO UNA UNA-Masa depan investasi industri pengolahan jagung di wilayah Kabupaten Tojo Uno-Uno prospektif. Bahkan terbilang sangat menjanjikan.

Rasa optimis itu dikemukakan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Tojo Una Una, Ir. Mohamad Nur Rahmat, kepada INFODESA.ID, Selasa (14/11-2017).

Luas lahan perkebunan jagung baik yang sudah dirolah maupun belum diolah diperkirakan mencapai 29.000 – 35.000 Ha,.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, luas lahan yang belum diolah atau masih bebas di Kabupaten Tojo Una Una adalah Kasiala seluas 600-700 Ha Kecamatan Ulubongka.


Lemba/Boreno 4.000 Ha di Kecamatan Ampana Tete. Di Bantuga 3.600 Ha Kecamatan Ampana Tete.Sementara jumlah Kelompok Tani mencapai 420 orang, dengan luas olahan tercatat 10.500 Ha.

Bibit bantuan pemerintah lewat APBN dan APBD tahun 2017 untuk tahap pertama adalah 5.500 Ha,Tahap II 1.000 Ha, Permusim tanam dari hasil kelompok tani bantuan bibit dari Pemerintah menghasikkan 36.500 ton jagung. Asumsi /Ha/5 ton.

Belum termasuk kelompok yang belum mendapat bantuan. Diperkirakan untuk 4 Kecamatan adalah Ulubongka, Ampana Tete, Tojo dan Kepulauan. “Jadi diperkirakan 10.000 Ha,” katanya.

Dengan perkiraan permusim tanam 50.000 Ton. Maka dalam setahun hasil panen bisa mencapai 100.000 ton/tahun. Itu panen secara swadaya. Sebanyak 36.500 ton panen yang mendapat bantuan bibit dari pemerintah total 73.000 ton.

Karena tanpa bantuan kelompok tani juga menanan sendiri. Hasilnya mencapai 36.500 ton jagung kering.

“Jadi total hasil panen Jagung Tojo una una diperkirakan 173.000 ton untuk tahun 2017,” kata Kepala Dinas didampingi Rais selaku Kabid Tanaman pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tojo Una-Una. (Ahmad)

Leave A Reply

Your email address will not be published.