Merajut Asa Dari Sudut Desa

Pasca Banjir Bandang Sigi Dusun II Bangga Tidak Layak Lagi Untuk Hunian

1 153

INFODESA.ID-SIGI, Sehubungan dengan kondisi alam yang kurang kondusif, akibat tingginya intensitas curah hujan Minggu malam (28/4/2019) sekitar Pukul: 21:00 WITA, yang melanda Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, meliputi Kecamatan Dolo Selatan dan Kecamatan Gumbasa, mengakibatkan beberapa sungai meluap, yaitu: Sungai Ore, Sungai Sopu, akibat luapan sungai ini beberapa lokasi terisolasi, tertimbunnya rumah warga, kerusakan sarana prasarana dan fasilitas umum lainnya, sehingga terjadi pengungsian. Ungkap Bupati Sigi Muhamad Irwan Lapata, S.Sos., M.Si.di kediamannya, Jum’at(3/5/2019) Pukul 07:00 WITA.

Bupati menegaskan untuk warga Dusun II Desa Bangga Kecamatan Dolo Selatan harus relokasi, karena hunian mereka sudah tidak layak untuk ditempati, tertimbun lumpur dan banyak batang kayu, dan saat ini kami telah membuat Pemetaan daerah rawan dan resiko banjir yang aman untuk hunian baru.

Sejak awal kejadian Tim tanggap bencana BPBD Sigi dibantu oleh TNI, Polri, Dinas terkait, serta relawan sudah dikerahkan. Selain itu juga telah disiapkan beberapa dapur umum dan posko kesehatan, dan saya beberapa kali melihat langsung ke posko, memastikan terhadap keluhan dan kesulitan warga,” ungkap Bupati.

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Sigi
Ahmad Yani

Disamping membantu korban banjir, infrastruktur yang terputus juga sudah di ditangani secara darurat terlebih dulu, dan sekarang akses lalulintas bisa dilalui, nanti dilakukan langkah berikutnya,” imbuhnya.

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Sigi Ahmad Yani, Saat di temui di ruang kerjanya, Jum’at(3/5/209) menambahkan, kerusakan yang cukup para terjadi di Desa Bangga Kecamatan Dolo Selatan, Dimana Korban hilang 1 (meningga) 1 Orang, Penduduk yang mengungsi 1.952 Jiwa yang terdiri dari 537 KK, dan 308 unit Rumah terendam lumpur, Rumah Ibadah (Mesjid) 1 Unit, Gedung Sekolah = 8 Unit, Gedung Posyandu = 1 Unit, dan atas kejadian bencana Banjir Bandang dan lumpur ini, sudah memang harus di relokasi. Ujarnya.

Ahmad Yani, menyampaiakan, Bupati telah membuat pernyataan atas semua kerusakan akibat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Sigi, dan telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 362-153 Tahun 2019 tentang “Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Kabupaten Sigi Tahun 2019”, Berlaku sejak 28 April sampai dengan tanggal 4 Mei 2019, dan hari ini kami akan evaluasi karena akan berakhir besok, Sabtu (4/5/2019). Sambil memperlihatkan SK Bupati yang dimaksud, Pungkasnya.(MadBudullah).

1 Comment
  1. Avatar
    Dany says

    Setujuh pak bupati, semoga cepat terealisasi
    Relokasi warganya…
    Lanjutkan …!

Leave A Reply

Your email address will not be published.